TERAPI GEN ADENOVIRUS TIPE 5 E1A PADA OVARIAN CLEAR CELL CARCINOMA: STRATEGI PERAWATAN YANG POTENSIAL

April 12, 2008 at 8:00 am (Uncategorized)

Menurut WHO, Clear cell carcinoma (CCC) dari ovarium digolongkan dalam jenis yang berbeda dengan jenis kanker-kanker histology lainnya dan gejala klinis dari kanker jenis ini juga berbeda dengan jenis kanker epitel ovarium yang lain. Resistensi dari (CCC) terhadap kemoterapi berbasis platinum masih lemah, sehingga perawatan yang efektif terhadap penyakit ini masih sangat dibutuhkan. HER2/neu lebih sering dianjurkan untuk perawatan terhadap CCC dibandingkan untuk jenis kanker ovarium yang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai perawatan yang mungkin dilakukan untuk CCC ovarium dengan trastuzumab antibody antiHER2 atau adenovirus tipe 5E1A.

Uji ini menggunakan 10 garis sel CCC ovarium manusia (RMG-I, RMG-II, KK, KOC-7c, HCH-1, SMOV-2, OVAS, OVISE, OVTOKO, and OVSAYO) serta tiga macam serum adenocarcinoma ovarium manusia (2774-C10, SKOV-3, and OVCAR-3) yang didapat dari beberapa peneliti di Jepang dan Amerika. Pada studi ini, diteliti dua molekul untuk target HER2, yaitu trastuzumab dan adenovirus tipe 5E1A.Prinsip metode yang digunakan adalah dengan memberi perlakuan pada 10 garis sel CCC dengan trastuzumab atau E1A, kemudian dihitung lama hidup, perkembangbiakan dan koloni yang terbentuk, serta ekspresi dari protein HER2 dan p53 serta semua molekul yang mengarah ke semua itu.Penelitian dilakukan dengan metode antara lain:· Analisis Western Blot· Pewarnaan Immunohistochemical· Flourescence In Situ HibridizationPerlu dilakukan uji pendukung, antara lain sensitivitas sel terhadap trastuzumab, plasmid dan koloni yang terbentuk, vektor adenovirus, uji in vitro cytotoxisitas, DNA laddering, pewarnaan Annexin V, siRNA, model terapi gen E1A pada kanker ovarium.

Protein HER2 terdeteksi pada semua tingkat pada 10 garis sel dengan metode Western Blotting, dan pada 5 garis sel CCC dengan metode pewarnaan imunnohistochemical; amplifikasi gen HER2 terdeteksi (menggunakan flouresence in situ hybriditation) hanya satu garis sel (RMG-1). Trastuzumab tidak dapat menghambat perkembangbiakan dari 4 macam garis sel CCC yang diuji (RMG-!, SKOV-2, OVTOKO, dan OVSAYO).

Penelitian ini dapat menentukan terapi yang strategis untuk penanganan kanker ovarium, berdasarkan terapi gen yang sesuai dengan gen penyebabnya.

Permalink 1 Komentar

Hello world!

Maret 3, 2008 at 3:32 am (Uncategorized)

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Permalink 1 Komentar